• Minggu, 2 Oktober 2022

Mengenal Sejarah G30S PKI. Peristiwa Sejarah Pahit Bagi Pemerintah Indonesia.

- Kamis, 22 September 2022 | 10:24 WIB
Mengenal Sejarah G30S PKI. Peristiwa Sejarah Pahit Bagi Pemerintah Indonesia. (Instagram.com/@monumenpancasilasakti)
Mengenal Sejarah G30S PKI. Peristiwa Sejarah Pahit Bagi Pemerintah Indonesia. (Instagram.com/@monumenpancasilasakti)

SuaraPantura.com - Sudah 57 tahun yang lalu tepatnya pada tanggal 30 September sampai 1 Oktober 1965, telah terjadi peristiwa yang dikenal dengan nama Gerakan 30 September PKI (G30S PKI). Telah terjadi pemberontakan di wilayah Jakarta dan Yogyakarta. Terdapat enam perwira tinggi dan satu perwira menengah TNI Angkatan Darat Indonesia beserta beberapa orang lainnya dibunuh dalam upaya kudeta.

G30S PKI atau gerakan 30 September yang dilancarkan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) menjadi salah satu sejarah pahit bagi pemerintah Indonesia pada waktu itu. Peristiwa ini terjadi tepat hari ini (30/9).

Tujuan Gerakan G30S PKI ini untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Soekarno. Tak hanya itu, PKI juga ingin pemerintah Indonesia berubah menjadi Pemerintahan Komunis. G30S PKI dipimpin oleh Dipa Aidit ketua pada saat itu. Ketua gerakan ini sangat gencar memberikan hasutan kepada seluruh warga Indonesia agar mendukung PKI dengan iming-iming Indonesia akan lebih maju dan sentosa jika dibawah kekuasaan PKI.

Baca Juga: Apakah Kutil PKI? Sepenggal Sejarah Merah dari Gerakan 3 Daerah

Kita perlu mengetahui sejarah dan apa saja yang sebenarnya terjadi saat itu, berikut ini sejarah singkat tentang Gerakan 30 September PKI 1965 (G30S PKI) di Indonesia.

SEJARAH SINGKAT G30S PKI

Tujuan Gerakan G30S PKI ini untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Soekarno. Tak hanya itu, PKI juga ingin pemerintah Indonesia berubah menjadi pemerintahan komunis.

G30S PKI dipimpin oleh Dipa Aidit ketua pada saat itu. Ketua gerakan ini sangat gencar memberikan hasutan kepada seluruh warga Indonesia agar mendukung PKI dengan iming-iming Indonesia akan lebih maju dan sentosa jika dibawah kekuasaan PKI.

Gerakan tersebut mengincar Perwira Tinggi TNI AD Indonesia. Mereka menangkap enam orang dari anggota perwira tersebut. Namun 3 orang diantaranya langsung dibunuh di rumahnya. Sementara yang lainnya dibawa paksa menuju Lubang Buaya. Semua jenazah perwira TNI AD ditemukan selang beberapa hari kemudian.

Halaman:

Editor: Andri Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sejarah Kelam Kematian Lady Diana Putri Wales

Jumat, 9 September 2022 | 11:11 WIB
X