SuaraPantura.com - Salah satu pengamat militer, Connie Rahakundini Bakrie menyampaikan bahwa Indonesia bisa bernasib sama dengan Ukraina.
Pasalnya Indonesia dikelilingi oleh negara-negara yang membentuk kerja sama pertahanan, yakni Five Power Defense Arrangements (FPDA) dan The Quad.
FPDA merupakan kerja sama yang digalang oleh negara-negara bekas jajahan Inggris (Commonwealth) yang beranggotakan Inggris, Australia, Selandia Baru, Singapura, dan Malaysia.
Sedangkan The Quad adalah empat negara di kawasan Indo-Pasifik yakni Australia, India, Jepang, dan Amerika Serikat (AS).
"Kita dikelilingi FPDA, ada Singapura, ada Malaysia, ada Australia, ya kan? Kita dikelilingi The Quad, ada India, ada Jepang, ada Australia lagi, ada UK, Kita dikit lagi Okus," tutur Connie Rahakundini Bakrie.
Selain itu, kemungkinan adanya perpecahan di antara Indonesia juga menjadi alasan mengapa Ibu Pertiwi bisa bernasib serupa dengan Ukraina.
"Yang kedua posisinya Ukraina hari ini coba, kita lihat Indonesia barat dan Indonesia timur. Memang Indonesia barat belum pro China, nggak ada yang mau liat Indonesia barat rasa China, tapi coba perhatiakn Indonesia Timur. Saya baru jalan kira-kira berapa bulan yang lalu, hampir semua daerah Indonesia timur, ketika saya bertemu mereka, mereka bilangnya kami penduduk Pasifik," ujar Connie Rahakundini Bakrie.
Dia menambahkan bahwa wilayah dari Maluku sampai ke Papua merasa bahwa mereka adalah keluarga Pasifik dan bukan Indonesia.
Lalu bagaimana menghadapi situasi ini?
Connie Rahakundini Bakrie membeberkan dua gagasannya.
Pertama kita harus jujur membereskan masalah internal affairs (urusan dalam negeri)," ucap Connie Rahakundini Bakrie.
Selanjutnya yang kedua, Indonesia harus bisa menyikapi adanya wilayah di bagian Timur yang menyatakan diri sebagai penduduk Pasifik.
***