• Kamis, 30 Juni 2022

Mencicipi Memek yang Legit, Harum dan Murah, Cukup Modal Uang Rp 10Ribu, Pulau Simeuelue punya Cerita

- Jumat, 13 Mei 2022 | 09:25 WIB
Kuliner Memek dari Aceh (PRMN)
Kuliner Memek dari Aceh (PRMN)

SuaraPantura.com - Kali ini sebelum pikiran kalian travelling kemana-mana, langsung aja kita bahas kuliner nyentrik khas Pulau Simeuelue Aceh.

Namanya bagi sebagian besar masyarakat Indonesia memang terdengar aneh, sebab menyerupai nama mahkota paling indah dari wanita, wkwkwk..

Namun ini tidak seperti yang kalian pikirkan, sebab di Kabupaten Simeulue, memek merupakan jajanan dari campuran beras ketan dan pisang.

Baca Juga: Nikmatnya Buka Puasa dengan Jembut Kecabut di Purworejo

Dalam bahasa Aceh, memek berasal dari kata mamemek yang artinya mengunyah beras.

Konon nenek moyang di Aceh mengunyah-ngunyah beras ketan yang dicampur dengan pisang sehingga muncul istilah mamemek.

Kini makanan yang telah dinobatkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI) dikenal dengan sebutan memek.

Proses pembuatan memek sendiri memakan waktu yang cukup lama yaitu sekitar satu jam.

Karena perlu menggongseng beras terlebih dulu. Meskipun namanya berkonotasi negatif, memek tetaplah makanan khas Simeuleu yang telah diwariskan oleh leluhur.

Halaman:

Editor: Desky Danuaji

Sumber: dari Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Chord Gitar Dermaga Biru Versi Terbaru, dari Am

Sabtu, 25 Juni 2022 | 12:57 WIB
X